Formula Cara Memilih Laptop Terbaik (Panduan Lengkap)

Jaman “NOW” laptop itu udah jadi kebutuhan primer. Belajar, bikin tugas, riset, dan yang terbaru ujian negarapun dimudahkan dengan adanya laptop. Dan gak kebayang deh kalo hidup tanpa laptop (no banget bagi tim meteran). 

Memilih laptop yang tepat bukanlah perkara mudah, Satu laptop bisa jadi terbaik untuk si A tapi buruk banget untuk si B, dan sebaliknya.

Contoh konkrit-nya nih, Pernah beli laptop lantas menyesal? (kurang cepat, kurang tipis, gak bisa jalanin aplikasi ini, layar kurang tajam, dll) Atau bingung mau beli yang mana dari sekian banyak pilihan? (ada pilihan A, B, C, D, sesuai budget, selidik punya selidik, harga rada – rada sama, tapi mana yang terbaik yah?).

Lewat panduan ini tim meteran mau ngajarin para pembaca agar tepat memilih laptop yang paling ideal. So Pasti, sobat sekalian akan terhindar dari kejadian salah pilih laptop dan kebingungan sewaktu memilih. 

Formula

Ngerti Kebutuhan Diri + Ngerti Spesifikasi + Budget Tersedia
=
Laptop Ideal

Ngerti Kebutuhan Diri

Banyak orang beli laptop tanpa ngerti kebutuhan diri terlebih dahulu (langkah penting ini sering kali di skip oleh para pembeli), mereka seringnya langsung saja ke toko – toko, tanya – tanya, banding – banding harga lantas beli. 

Alhasil, laptop yang sebelumnya “dikira” bagus, ternyata pada kenyataannya “tidak” sebagus yang dibayangkan, tidak sesuai kebutuhan, tidak srek, dll. Padahal udah merogoh kocek jutaan rupiah, penyesalan memang datangnya belakangan. 

Ada langkah yang sederhana agar nasib sial di atas tidak menimpa anda, yah dengan tau kebutuhan anda terlebih dahulu. 

Langkah – Langkah : 

1. Bertanya kepada diri sendiri, saya butuh laptop ini untuk apa? 

2. Tuliskan jawaban per point di secarik kertas 

3. Simpulkan pemakaian : ringan, menengah, berat ( Makin butuh kerjaan yang melibatkan pengolahan dan pengeditan gambar, video dan gaming, makin berat ) 

#Contoh 1 : 

Saya butuh untuk : 

  • Kerja tugas sekolah SD, SMP, SMA yang penting bisa menjalankan microsoft office (word,excel,power point) untuk presentasi 
  • Bisa untuk ikut ujian negara berbasis internet
  • Browsing browsing di Internet 
  • Streaming youtube 

Kesimpulan pemakaian : ringan. 

#Contoh 2 : 

Saya butuh untuk : 

  • Edit Video, nge Vlog misalnya 
  • Mau main game action atau RPG terbaru 
  • Sambil tetap bisa ngerjain tugas2 kuliah 
  • Kesimpulan pemakaian : sedang – berat. 

Nah Sekarang giliran anda untuk membuat list dan kesimpulan seperti di atas, selain membuat anda lebih fokus, anda selangkah lebih maju untuk mendapatkan laptop ideal tanpa penyesalan. 

Langkah berikutnya adalah menerjemahkan kebutuhan anda ke dalam bahasa teknis : Mengerti Spesifikasi Laptop. 

Mengerti Spesifikasi Laptop

Contoh Gambaran Spesifikasi Laptop :

Core i5, 8 GB RAM, 500 GB HDD, VGA Nvidia 2 GB.
Core i3, 4 Gb Ram, 500 Gb HDD, Vga Intel.

Waktu berbelanja laptop, kita sering di hadapkan dengan detail seperti di atas, detail ini adalah mengenai komponen – komponen fisik (hardware) yang terpasang di dalam sebuah laptop.

Singkatnya, dengan mengerti cara membaca spek di atas, kita dapat mengetahui isi komponent dalam dari laptop yang bersangkutan.

Sekilas anatomi spesifikasi :

Core XX —> Ini sering mendeskripsikan tentang processor komputer alias otak komputer, karena disinilah pusat pengolahan data oleh suatu komputer, makin tinggi makin baik.

8 GB Ram —>  Ram adalah tempat penyimpanan dan pemrosesan data sementara, makin besar ram, makin cepat proses sebuah data, makin banyak tab di mozilla, chrome, atau browser lainnya yang dapat di buka secara bersamaan, makin besar makin baik.

500 Gb HDD —> Harddisk adalah tempat penyimpanan data yang permanen di komputer, makin besar, makin banyak data yang dapat di simpan, tapi perlu di ketahui bahwa Jaman Now, ada 2 macam jenis harddisk yang beredar di pasaran, Analog dan SSD ( solid state drive ).

Vga, Nvidia, GTX, Radeon —> Merupakan kata kunci untuk kartu grafis yang khusus. Maksudnya khusus? Begini, sebagian besar laptop dapat berjalan baik – baik saja tanpa kartu grafis, karena tugas memproses grafis sering di bebankan kepada prosesor ( kalo di deskripsi VGA Intel, ini seringkali artinya laptop tersebut tidak memiliki kartu grafis khusus ), lantas apa lebihnya kalo ada kartu grafis yang khusus sendiri?
Banyak lebihnya, pertama harga laptopnya bakal lebih mahal, tapi performance untuk menjalankan pengeditan video dan bermain game akan menjadi jauh lebih baik.

Ok, sekarang kita akan menerjemahkan kesimpulan dari tahap “mengerti keperluan diri”, tadi kan di atas ada 3 kesimpulan : Ringan, Menengah, dan Berat.

## Ringan
Processor : Intel —> seri celeron, dual core, (bukan seri i ) 
Ram : 2 Gb – 4 Gb
Harddisk : type analog, 500 Gb
Vga : tidak tersedia kartu grafis khusus

Anda dapat melihat contoh – contoh nyata laptop berspesifikasi ringan dalam review kami, 10 laptop murah terbaik 2018 

## Menengah-bawah
Processor : intel —> seri core i3
Ram : 4 Gb
Harddisk : 500 Gb
Vga : sudah ada kartu grafis khusus, namun masih entry level.

## Menengah-atas
Processor : intel —> seri Core i5
Ram : 8 Gb
Harddisk : 500 Gb – 1 Tb (tipe sata), atau 128 Gb – 256 Gb (tipe SSD) .
Vga : Kartu grafis masuk ke kelas menengah.

Untuk gambaran lebih jelas, anda dapat melihat contoh – contoh nyata laptop berspesifiasi menengah-atas dalam review kami, rekomendasi 7 laptop asus core i5

## Berat
Processor : Intel —> seri Core i7
Ram : 8 Gb – 16 Gb, atau lebih
Harddisk : Sudah SSD total atau hybrid
Vga : Kartu grafis kelas berat ( high – end ).

Ok, dengan mengetahui keperluan anda, anda sekarang sudah mengerti bagaimana mencari spesifikasi yang sesuai, namun masi perlu satu langkah lagi agar pertimbangan menjadi sempurna, Budget. 

Budget Laptop

Setelah memahami keinginan diri dan spesifikasi, langkah penentu terakhir adalah kecukupan dana, alias budget.

Gambaran singkat :

Laptop dengan spesifikasi ringan, sering berkisar antara 3 Jt sampai 4 Jt rupiah 

Laptop dengan spesifikasi menengah, sering beriksar antara 5 Jt sampai 10 Jt rupiah

Laptop dengan spesifikasi berat, seringkali memiliki harga di atas 11 jt rupiah

Kami menyarankan bila anda sudah menetapkan budget, maka carilah yang “value for money” nya paling tinggi, artinya bandingkan laptop – laptop berbeda merk yang berspesifikasi sama, namun mempunyai rentang harga yang berbeda, bijaklah untuk memilih. 

Kesimpulan Cara Memilih Laptop

Perlu kami ingatkan menulis kebutuhan penggunaan laptop oleh anda adalah langkah pertama dan tidak bisa di tawar, dengan menuliskan kebutuhan untuk apa saja sebuah laptop digunakan oleh anda, anda akan menjadi lebih aware dengan pilihan anda dan memudahkan untuk menyempitkan pilihan, menimbang yang perlu dan yang tidak. 

Bila anda sudah mahir membaca spesifikasi umum dari laptop ( seperti di jabarkan di atas ), mulailah untuk membandingkan spesifikasi antara laptop yang satu dengan yang lain secara real time, dapatkan kandidat – kandidat laptop ideal untuk membantu anda menyelesaikan pekerjaan – pekerjaan anda.  

Bila belum, berlatihlah untuk membaca, dengan memahami anatomi spesifikasi di atas, anda hanya se langkah lagi untuk menjadi mahir dalam membaca spesifikasi laptop secara umum. 

Terakhir sesuaikan budget, carilah value for money (spesifikasi setinggi mungkin untuk harga serendah mungkin), bila ternyata laptop yang anda butuhkan di atas kesanggupan atau budget, anda dapat mencicil, menabung, atau membeli laptop berharga terjangkau terlebih dahulu yang dapat di pakai sementara sebelum beranjak ke laptop dengan spesifikasi sesuai idaman anda. 

Selamat berburu laptop ideal.